Jumat, 23 November 2012

PENGEMBANGAN SISTEM : SUATU SURVEI


Rekayasa Ulang dan Inovasi Proses
Hammer dan Champy mendefinisikan rekayasa ulang sebagai "berfikir ulang secara fundamental dan merancang ulang proses bisnis untuk menghasilkan pengembangan dramatis dalam pengukuran kinerja kontemporer yang penting seperti biaya, kualitas, dan kecepatan.

Peran Informasi Teknologi
Dukungan otomasional mengurangi tenaga kerja dalam proses.
Dukungan sekuensial dapat membantu operasi paralel dalam rangka mengurangi waktu siklus pemrosesan.
Dukungan penjejakan muncul jika teknologi informasi membantu penjejakan proses.
Dukungan analitis muncul pada saat teknologi informasi memungkinkan pengambilan keputusan.
Dukungan geografis muncul jika teknologi informasi khususnya teknologi komunikasi memungkinkan koordinasi operasi jarak jauh..

Dukungan integratif muncul jika teknologi informasi memungkinkan koordinasi di antara tugas-tugas dan proses pendekatan manajemen kasus. Dukungan pengurangan penghubung muncul jika teknologi informasi memungkinkan eliminasi penghubung dalam proses.

Sistem Informasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengolah data (yang biasanya meliputi komputer, program aplikasi dan jaringan) dan manusia untuk menghasilkan informasi. Jadi sistem informasi bukan hanya aplikasi perangkat lunak. Sistem Informasi ada pada hampir setiap perusahaan atau instansi untuk mendukung kegiatan bisnis mereka sehari-hari. Biasanya porsi pengerjaan pengembangan sistem informasi diserahkan kepada orang-orang yang bekerja di bidang Teknologi Informasi.


 7.1. SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM


Siklus hidup mempunyai implikasi bahwa setiap proyek pengembangan sistem harus dibagi dalam tahap-tahap berbeda dalam pengendalian yang formal diletakkan.
Tahap-tahap umum:
-Analisis
Tahap-tahap rinci:
Penilaian kelayakan,analisis,Informasi.
Tahap-Tahap Umum :
-Perancangan
Tahap-Tahap Rinci:
Perancangan sistem,Pengembangan program,Pengembangan prosedur.
Tahap-Tahap Umum:
-implementasi
Tahap-Tahap Rinci:
-Pengubahan operasi,pemeliharaaan Post-audit,penelaahan.
Berapa kebijakan konvensional dalam siklus hidup:
pengembangan sistem
Hakekat masalah-masalah yang secara historis mengganggu
pengembangan sistem diikhtisarkan dalam gambar.
menunjukan tahap-tahap dalam siklus hidup pengembangan sistem nyata.
Rekayasa ulang bisnis.
adalah istilah yang diharapkan dalam pengembangan sistem dimana seluruh fungsi bisnis dirancang ulang dari dasar..

7.2. STANDAR - STANDAR DOKUMENTASI
Tinjauan atas Dokumentasi Pengembangan Sistem Studi Kelayakan Studi Kelayakan adalah analisis yang digunakan untuk menentukan apakah proyek layak dipertimbangkan atau tidak. Tujuan umum studi kelayakan adalah untuk menjawab seluruh pertanyaan kelayakan teknis, ekonomis, dan operasional.
Diagram Arus Logis

Bagan arus dokumen, diagram arus data logis, bagan HIPO dan/atau IPO, atau teknik-teknik sejenis yang digunakan oleh tim proyek dengan pernyataan yang jelas mengenai karakteristik operasional dari sistem yang diusulkan.

Kamus-Kamus Data
Mendokumentasikan muatan khusus basis data.
Spesifikasi Pemakai
Dokumen ini harus memberikan deskriptif naratif dari karakteristik operasional sistem yang diusulkan.

Perancangan Konseptual :
Laporan perancangan konseptual yang dapat berupa diagram aliran logis dan spesifikasi pemakai merupakan dasar perancangan sistem yang rinci.
Laporan Perancangan Sistem :
Merupakan translasi dari laporan perancangan konseptual ke dalam kinerja sistem yang rinci dan spesifikasi fungsional yang diperlukan.

7.3. TEKNOLOGI DAN PRAKTIK PENG-KEMBANGAN SISTEM
Pengendalian produktifitas
Analisis / pemograman dengan cara perancangan dan pengkodean program dan pengorganisasian personel-personel
Pemrogaman terstruktur
Konsep yang berkaitan dengan gaya pemrogaman umum, tim, bantuan teknis.
Computer-Aided Software Engineering (CASE)
Merupakan proses yang menggunakan teknologi perangkat lunak computer yang menunjang bidang rekayasa otomatis untuk mengembangkan dan memelihara perangkat lunak.Repositori, peralatan pengdiagraman, pemferifikasi syntax, prototyping, pembuatan kode, manajemen proyek.
Prototyping
Merupakan proses iterative, kebutuhan-kebutuhan awal si pemakai diestimasikan, diimplementasikan di dalam prototype system.
Teknologi berorientasi obyek
Pemrogaman berorientasi obyek dipandang sebagai perubahan konseptual utama dalam pemrogaman computer.
Tujuan : untuk membuat perangkat lunak mudah diciptakan, sederhan untuk digunakan.
Basis data berorientasi obyek menyimpan baik data maupun prosedur-prosedur yang mengoperasikan data sebagai satu unit tunggal yaitu sebagai obyek.

7.4 PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN PROYEK SISTEM
Secara operasional, tekhnik manajemen proyek adalah pusat dari siklus hidup pengembangan system yang terkendali dengan baik.
Seleksi Proyek
Jika sumber daya organisasi terbatas, sumber daya pengembangan proyek harus dialokasikan ke proyek-proyek yang bersangkutan yang menghasilkan manfaat besar.
Tim Proyek
Tenaga kerja merupakan sumber daya dasar dalam setiap proyek system. Satu tugas penting dari manajemen proyek adalah membentuk tim proyek yang memadai.
Ketidakpastian Proyek
Masalah utama yang dihadapi yaitu ketidakpastian yang berkaitan dengan proyek system aplikasi.
ESTIMASI WAKTU
Mengestimasikan waktu penyelesaian tugas secara akurat untuk proyek system merupakan hal yang sulit karena adanya ketidakpastian-ketidakpastian yang inheren dalam pengembangan system. Pendekatan paling sederhana untuk mengestimasi adalah dengan memperkirakan, artinya tidak ada kalkulasi formal yang dilakukan.Pendekatan estimasi yang lebih forma didasarkan pada konsep pengukuran kerja.
AKUNTANSI PROYEK
Pengendalian proyek ditentukan dengan menetapkan tujuan terukur untuk setiap tahap dan tugas dalam keseluruhan proyek, terukur untuk setiap tahap dan tugas dalam keseluruhan proyek, melaporkan kinerja actual dibandigkan tujuan-tujuan tersebut dan mengevaluasi setiap tahap dan tugas dalam keseluruhan proyek, melaporkan kinerja actual dibandingkan tujuan-tujuan tsb, dan mengevaluasi setiap penyimpanan signifikan dari rencana proyek.
Operasi Sistem
Sistem akuntansi proyek adalah system akuntansi biaya dimana biaya-biaya dibebankan ke proyek individual sesuai kemajuan proyek melalui pengembangan.


Tingkat Rincian
Jika terlalu banyak rincian yang dibutuhkan oleh system akuntansi proyek, maka biaya overhead untuk menjalankan system akan terlalu tinggi dan pekerja-pekerja proyek akan mengabaikan data yang sebenarnya sangat dibutuhkan.
KECENDERUNGAN KELEBIHAN BIAYA
Biaya pengembangan system sering berlebihan yang disebut sebagai “ScopeCreep” dimana lingkup pertumbuhan proyek lebih besar dibandingkan yang diperkirakan.

Soal dan Jawaban
1. Apa yang di maksud dengan sistem informasi
* sistem i
nformasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengolah data (yang biasanya meliputi komputer, program aplikasi dan jaringan) dan manusia untuk menghasilkan informasi.
2. Apa yang dimaksud dengan tinjauan atas dokumentasi pengembangan sistem studi kelayakan? * Studi Kelayakan adalah analisis yang digunakan untuk menentukan apakah proyek layak dipertimbangkan atau tidak. Tujuan umum studi kelayakan adalah untuk menjawab seluruh pertanyaan kelayakan teknis, ekonomis, dan operasional.
3. Analisis / pemograman dengan cara perancangan dan pengkodean program dan pengorganisasian personel-personel, disebut..
*
Pengendalian produktifitas
4. Apa yang di maksud dengan Computer-Aided Software Engineering (CASE)?
Merupakan proses yang menggunakan teknologi perangkat lunak computer yang menunjang bidang rekayasa otomatis untuk mengembangkan dan memelihara perangkat lunak.Repositori, peralatan pengdiagraman, pemferifikasi syntax, prototyping, pembuatan kode, manajemen proyek.
5. Istilah yang diharapkan dalam pengembangan sistem dimana seluruh fungsi bisnis dirancang ulang dari dasar, disebut …
* Rekayasa ulang bisnis
6. Yang bukan termasuk kebijakan konvensional dalam siklus hidup,yakni.. A
A. Kecenderungan kelebihan biaya
B. Hakekat masalah-masalah yang secara historis mengganggu
C. menunjukan tahap-tahap dalam siklus hidup pengembangan sistem nyata.
D. pengembangan system
7. Yang bukan termasuk dalam pendekatan estimasi yang lebih forma didasarkan pada konsep pengukuran kerja,yakni C
A. Kecenderungan kelebihan biaya
B. Akuntasi Proyek
C. Estimasi Biaya
D. Estimasi Waktu
8. Apa yang dimaksud dengan Sistem akuntansi proyek?
a. sistem akuntansi proyek adalah system akuntansi biaya dimana biaya-biaya dibebankan ke proyek individual sesuai kemajuan proyek melalui pengembangan.
b.
proses yang menggunakan teknologi perangkat lunak computer yang menunjang bidang rekayasa otomatis untuk mengembangkan dan memelihara perangkat lunak.Repositori, peralatan
c. . a
nalisis / pemograman dengan cara perancangan dan pengkodean program dan pengorganisasian personel-personel
d.
suatu sinergi antara data, mesin pengolah data (yang biasanya meliputi komputer, program aplikasi dan jaringan) dan manusia untuk menghasilkan informasi





APLIKASI-APLIKASI SIKLUS PRODUKSI DAN KEUANGAN



SIKLUS PRODUKSI
Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.

Ada empat aktivitas dasar dalam siklus produksi :
-Perancangan Produk
Langkah pertama dalam siklus produksi adalah Perancangan produk.
Tujuan aktivitas ini adalah untuk merancang sebuah produk yang memenugi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi, dan secara simultan meminimalkan biaya produksi.

- Perencanaan dan Penjadwalan

Langkah kedua dalam siklus produksi adalah perencanaan dan penjadwalan.
Tujuan dari langkah ini adalah mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi.

-  Operasi Produksi
Langkah ketiga dalam siklus produksi adalah produksi aktual dari produk.
Cara aktivitas ini dicapai sangat berbeda di berbagai perusahaan.

- Akuntansi Biaya
Langkah terakhir dalam siklus produksi adalah akuntansi biaya.
Apakah tiga tujuan dasar dari sistem akuntansi biaya itu ?
Untuk memberikan informasi untuk perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja dari operasi produksi

Memberikan data biaya yang akurat mengenai produk untuk digunakan dalam menetapkan harga serta keputusan bauran produk.
Mengumpulkan dan memproses informasi yang digunakan  untuk menghitung persediaan serta nilai harga pokok penjualan yang muncul di laporan keuangan perusahaan.


SIKLUS KEUANGAN 
Tujuan manajemen keuangan dari akuntansi berhubungan luas dengan dana, data, informasi, perencanaan dan pengendalian atas sumber daya. Unit-unit organisasi yang berada dalam fungsi ini terlibat dalam manajemen jasa karyawan mencakup pencatatan waktu, penggajian, utang usaha, pengeluaran kas, distribusi biaya dan buku besar.
Sistem aplikasi dalam siklus keuangan yaitu :
sistem pemilikan.
sistem catatan jurnal.

Aplikasi penerimaan kas melalui rekening ;

Kas adalah aktiva perusahaan yang paling lancar (licuid), karena kas merupakan unsur modal kerja yang paling tinggi likuiditasnya. Keadaan kas yang tinggi/rendah akan memberikan gambaran tentang perputaran uang kas dan keuntungan yang dapat dicapai perusahaan dari perputaran kas.



Berdasar gambar di atas dapat kita uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai berikut:
·         Pencatatan Data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.
·         Penjurnalan, yaitu menganalisis dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian)
·         Melakukan posting ke Buku Besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke akun Buku Besar.
·         Penyusunan Neraca Saldo yaitu menyiapkan Neraca Saldo unttuk mengecek keseimbangan Buku Besar.
·         Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahya pada Neraca Saldo.
·         Membuat ayat-ayat penutup yaitu menjurnal dan memindahbukukan ayat-ayat penutup.
·         Penyusunan Laporan Keuangan yaitu Laporan Rugi Laba, Laporaan Perubahan Modal dan Neraca.


Soal dan Jawaban
1. Apa yang dimaksud dengan Siklus Produksi..?
* Siklus Produksi adalah rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.
2. Tujuan langkah pertama dalam Perancangan produk siklus produksi?
* Tujuannya adalah untuk merancang sebuah produk yang memenugi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, dan fungsi, dan secara simultan meminimalkan biaya produksi.
3. Mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi, disebut ?
* Perencanaan dan Penjadwalan
4. Apa tujuan dari siklus keuangan ???
* Tujuan manajemen keuangan dari akuntansi berhubungan luas dengan dana, data, informasi, perencanaan dan pengendalian atas sumber daya
5. Sebutkan 2 sistem aplikasi dalam siklus keuangan, yakni?
* sistem pemilikan
* sistem catatan jurnal

6. Aktiva perusahaan yang paling lancar (licuid), karena kas merupakan unsur modal kerja yang paling tinggi likuiditasnya, disebut… B
a. Akuntansi Biaya                                          c. Perancangan produk
b. Kas                                                              d. Perencanaan dan Penjadwalan

7. Sebutkan dua sistem aplikasi dalam siklus keuangan yaitu… A
a. sistem pemilikan dan sistem catatan jurnal             c. system keuangan dan system perencanaan
b. siklus produksi dan system penjadwalan                d. siklus perancanaan dan system kas

8. Terlibat siklus keuangan,  manajemen jasa karyawan mencakup beberapa pencatatan, yakni…C
a. perancangan, penjadwalan dan pemilikan
b. utang, biaya tranportasi dan jurnal
c. waktu, penggajian, utang usaha, pengeluaran kas, distribusi biaya dan buku besar.
d. perencanaan, produksi dan kas

9. Rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk, disebut… A
a. siklus produksi                    c. siklus biaya
b. siklus perencanaan              d. siklus kas

10. Sebutkan empat macam aktivitas dasar dalam siklus produksi, yakni…BB
a. Akutansi biaya, kas produksi, dan perencanaan
b. Perancangan Produk, Operasi Produksi, Perencanaan dan Penjadwalan, Akuntansi Biaya
c. Pencatatan Data, perencanaan, penjadwalan dan pengeluaran
d. pengeluaran, pencatatan data, perencanaan dan kas

Aplikasi-aplikasi siklus pendapatan dan pengeluaran


Siklus Pendapatan
Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
Apa sajakah dari empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan ?
- Entri pesanan penjualan
Proses entri pesanan penjualan mencakup tiga tahap:
-      Mengambil pesanan dari pelanggan
-      Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
-      Memeriksa ketersediaan persediaan
-      Pengiriman
Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut, proses ini terdiri dari dua tahap:
-      Mengambil dan mengepak pesanan
-      Mengirim pesanan tersebut
-          Penagihan dan Piutang Usaha
Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan:
-      Penagihan ke para pelanggan
-      Memelihara data piutang usaha
-          Penagihan Kas
Langkah keempat (terakhir) dalam siklus pendapatan adalah penagihan kas, melibatkan:
-      Menangani kiriman uang pelanggan
-      Menyimpannya ke bank
Tujuan utama siklus pendapatan adalah untuk menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.
2. Siklus Pengeluaran
Siklus Pengeluaran adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.
Tujuan utama dalam siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk berfungsi.
Apakah tiga aktivitas bisnis dasar dalam siklus pengeluaran ?
a)   Memesan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)
Aktivitas utama pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan.
  • Metode pengendalian persediaan tradisional ini sering disebut: kuantitas pesanan ekonomis (EOQ):
-           Pendekatan ini didasarkan pada perhitungan jumlah optimal pesanan untuk meminimalkan jumlah biaya pemesanan, penggudangan dan kekurangan persediaan.
  • Metode-metode pengendalian persediaan alternatif :
-          MRP (material requirement planning)
Pendekatan ini bertujuan mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi, bukan memperkirakan kebutuhan.
-          JIT (just in time)
Sistem JIT berusaha untuk meminimalkan, jika bukan menghilangkan, baik biaya penggudangan maupun kekurangan persediaan.
b)   Menerima dan menyimpan barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)
Aktivitas bisnis utama kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan.
  • Keputusan-keputusan penting dan kebutuhan-kebutuhan informasi:

-      Bagian penerimaan mempunyai dua tanggung jawab utama:
  1. Memutuskan apakah menerima pengiriman
  2. Memeriksa jumlah dan kualitas barang
Laporan penerimaan adalah dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai: setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan pembelian.
Bagi setiap barang yang diterima, laporan ini menunjukkan nomor barang, deskripsi, unit ukuran, dan jumlah barang yang diterima.
-      Membayar barang, Perlengkapan dan jasa (layanan)
Aktivitas utama ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembbayaran.
  1. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar
  2. Kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran


Soal dan jawaban
1. Apa yang dimaksud dengan siklus pendapatan…
* Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
2. Proses entri pesanan penjualan mencakup tiga tahap, yakni…
* Mengambil pesanan dari pelanggan
* Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
* Memeriksa ketersediaan persediaan
* Pengiriman
3. Apa yang dimaksud dengan Siklus Pengeluaran…
Siklus Pengeluaran adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa.
4. Tujuan utama dalam siklus pengeluaran, yakni…
Tujuannya adalah untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk berfungsi.

5. Bagian penerimaan barang mempunyai dua tanggung jawab utama, yaitu..
* Memutuskan apakah menerima pengiriman
* Memeriksa jumlah dan kualitas barang
6. Apa kepanjangan dari MRP… A
a. material requirement planning
b. method requirement planning
c.
majelis rakyat papua
d. Manufacturing resource planning
7. Metode pengendalian persediaan tradisional sering disebut.. C
a. JIT
b. MRP
c. kuantitas pesanan ekonomis (EOQ)

d. JTT

8. Dokumen utama yang digunakan dalam subsistem penerimaan dalam siklus pengeluaran, laporan ini mendokumentasikan rincian mengenai: setiap kiriman, termasuk tanggal penerimaan, pengiriman, pemasok, dan nomor pesanan pembelian, disebut laporan? B
a. laporan pengeluaran
b. laporan penerimaan
c.laporan transper
d. laporan penjualan
9. Tujuan utama siklus pengeluaran, yakni… A
a. untuk meminimalkan biaya total memperoleh dan memelihara persediaan, perlengkapan, dan berbagai layanan yang dibutuhkan organisasi untuk berfungsi.
b. mengurangi tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadwalkan produksi, bukan memperkirakan kebutuhan
c.
memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
d.
Memeriksa jumlah dan kualitas barang
10. Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan.. A
a. penagihan ke para pelanggan, memelihara data piutang usaha, dan penagihan kas
b.
menangani kiriman uang pelanggan dan menyimpannya ke bank
c. Menerima dan menyimpan barang, Perlengkapan dan jasa
d. Menangani kiriman uang pelanggan

Kamis, 11 Oktober 2012

MInggu IV. Tugas Sistem Informasi Akutansi


Minggu ke IV
Pemrosesan Transaksi dan Struktur Pengendalian Intern

4.1 Kebutuhan akan pengendalian
- Pengendalian berguna mengurangi eksposur, tetapi pengendalian tidak dapat memengaruhi penyebab terjadinya eksposur.
- Beberapa bentuk eksposur umum, yakni :
1. Biaya yang Terlalu Tinggi
2. Pendapatan yang Cacat
3. Kerugian Akibat Kehilangan Aktiva
4. Akuntansi yang Tidak Akurat
5. Interupsi Bisnis
6. Sanksi Hukum
7. Ketidakmampuan untuk Bersaing
8. Kecurangan dan Pencurian

4.2 Elemen – elemen Struktur Pengendalian
Intern
- Lingkungan pengendali
Lingkungan pengendalian merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan struktur.


Penaksiran resiko
Adalah identifikasi entitas, dan analisi terhadap resiko yang relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menentukan bagaimana resiko harus dikelola.

4.3 Alat Pengendalian Pemrosesan Transaksi
- Praktik manajemen yang sehat, meliputi perencanaan, penganggaran,
- pemilihan karyawan dan supervisi terhadap karyawan.
-  Pengendalian operasional, pengendalian yang menekankan pada aspek teknis, sehingga dilimpahkan kepada manajer operasional.
- Pengendalian organisasional, dirancang untuk memberikan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk tiap bagian perusahaan.
- Pengendalian dokumentasi, memastikan bahwa semua komponen sisteminformasi didokumentasi dengan jelas. Dokumentasi akan memudahkan karyawan memahami kebijakan yg ditetapkan, memahami hubungan antar bagian,menjamin bahwa semua prosedur
- Pengendalian otorisasi, memastikan bahwa transaksi dilaksanakan sesuai dengan otorisasi manajemen baik umummaupun khusus.
- Pengendalian aktiva, memastikan bahwa aktiva dicatat dan dilaporkan dengan benar.
- Pengamanan aktiva, untuk menjaga keaman aktiva, seperti pengamanan akses dan penggunaan, pengamanan dari kecurian dan kecerobohan

4.4 Etika dan Struktur Pengendalian
- Banyak pihak berpendapat bahwa setiap perusahaan memiliki budaya sendiri dan budaya inilah yang mendukung ataupun menghalangi perilaku etis di organisasi.
- Sebaik apa pun kode etik yang dimiliki perusahan, akan menjadi tidak berarti jika ada masalah budaya yang signifikan dalam budaya organisasi.
- Menciptakan budaya organisasi yang dapat mendukung perilaku yang etis memang sulit dan memang tidak dapat dicapai tanpa pendidikan, pelatihan, dan komitmen. Komitmen dapat dicapai dengan menempatkan etika sebagai satu posisi legal dalam struktur organisasi perusahaan.
- Untuk memastikan setiap program etika berjalan dengan baik., perusahaan harus memiliki audit budaya untuk memeriksa budaya dan perilaku etis dalam organisasi.


Soal dan Jawaban
1. Apa yang dimaksud dengan struktur pengendalian intern ?
- Proses Pengendalian Internal adalah sebuah proses yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan organisasi dapat dicapai.

2. Sebutkan unsur-unsur dari pengendalian internal ?
- Lingkungan pengendalian
-  Penetapan risiko
- Aktivotas pengendalian
- Informasi dan komuniaksi
- Monitoring/supervisi

3. Sebutkan faktor – faktor yang tercakup dalam lingkungan pengendalian ?
- Nilai-nilai integritas dan etika
- Komitmen terhadap kompetensi
- Filosofi manajemen dan gaya operasi
- Struktur organisasi
- Perhatian dan pengarahan yang diberikan oleh dewan direksi dan komitenya
- Cara pembagian otoritas dan tanggung jawab
- Kebijakan sumber daya manusia dan prosedur.

4. Jelaskan tentang Etika dan Budaya Perusahaan ?
- Setiap perusahaan memiliki budaya sendiri dan budaya inilah yang mendukung ataupun menghalangi perilaku etis di organisasi. Budaya perusahaan berhubungan dengan keyakinan umum, praktik, dan sikap keryawan. Sebaik apa pun kode etik yang dimiliki perusahan, akan menjadi tidak berarti jika ada masalah budaya yang signifikan dalam budaya organisasi.
5. Jelaskan dampak Lingkungan Bisnis Terhadap Pengendalin Internal ?
- Proses pengendalian internal suatu entitas bervariasi tergantung pada konteks ukuran organisasi; struktur organisasi, karakteristik kepemilikan; metode transmisi, pemrosesan, pemeliharaan dan pengevaluasi informasi; persyaratan legal dan regulator; diversitas dan kompleksitas operasi organisasi.

6. Apa tanggung jawab dari manajemen ? Jawab : C
a. Mengendalikan Intern dan audit
b. Mengubah penyelenggaraan struktur
c. Menetapkan penyelenggaraan strukur dan pengendalian Intern
d. Semua salah
7. Siapa saja yang harus mempunyai etika dalam proses transasksi? Jawab : B
a. Semua masyarakat sekitar perusahaan
b. Manajer. Karyawan. Personalia dan semua warga
c. Manajer saja
d. Benar semua

8. Identifikasi entitas, dan analisi terhadap resiko yang relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menentukan bagaimana resiko harus dikelola, disebut… A
a. Penaksiran resiko c. Lingkungan pengendali
b. Kebutuhan akan pengendalian d. Penawaran pengendali

9. Lingkungan pengendalian merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan struktur, disebut… C
a. Penaksiran resiko c. Lingkungan pengendali
b. Kebutuhan akan pengendalian d. Penawaran pengendali

10. Apa fungsi Pengendali dalam pemrosesan transaksi… A
a. Mengurangi eksposur, tetapi pengendalian tidak dapat memengaruhi penyebab terjadinya eksposur
b. Dasar untuk semua komponen pengendalian intern, menyediakan disiplin dan struktur
c. Biaya yang terlalu tinggi
d. Kebutuhan pengendali dalam transaksi

Minggu III. Tugas Sistem Informasi Akutansi


Minggu ke III
Pengenalan Pemrosesan Transaksi

3.1 Arus Transaksi : Tinjauan Sekilas
Arus transaksi disebut juga arus kas adalah arus masuk dan arus keluar kas atau setara kas (cash equivalent) atau investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan yang cepat dapat di jadikan kas dalam jumlah tertentu tanpa menghadapi resiko perubahan nilai yang signifikan (Ikatan Akuntan Indonesia 2004 : 2.2).
Arus Kas adalah arus kas masuk operasi dengan pengeluaran yang dibutuhkan untuk mempertahankan arus kas operasi dimasa mendatang (Brigham dan Houston 2001 : 47). Dari kedua pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Arus Kas adalah arus kas masuk dan arus kas keluar atau setara kas dalam periode tertentu yang berjangka pendek dalam pengelolaan uang yang dimiliki perusahaan.

3.2 Komponen – komponen sistem pemrosesan transaksi
Komponen-komponen system pemrosesan transaksi
komponen pemrosesan terdiri dari

a) Input = Input dalam suatu proses transaksi adalah dokumen sumber yang dapat berupa formulir atau bukti transaksi lainnya.

b) Proses= Dalam system manual terdiri dari kegiatan pemasukkan data transaksi kedalam jurnal. Dalam sistem komputer, prosesnya dilakukan dengan memasukkan data kedalam file transaksi

c) Penyimpanan= Media penyimpanan dari transaksi secara manual adalah Buku Besar. Buku besar ini menyediakan ikhtisar transaksi-transaksi keuangan perusahaan. Proses pemasukkan data dari jurnal kedalam buku besar disebut “POSTING”. Untuk sistem komputer, posting ini dilakukan dengan mengup-date file master menggunakan file transaksi

d) Output.= jenis keluaran yang dihasilkan dari proses transaksi, antara lain : Laporan keuangan, Laporan Operasional, Dokumen Pengiriman, faktur, dsb.

3.3 Perancangan sistem tata buku berpasangan

- Suatu sistem akuntansi harus sesuai untuk organisasi tertentu.
- Hal penting dalam merancang sistem akuntansi :
- Sifat dan tujuan organisasi
- Karakteristik struktural dan fungsional
- Tata letak fisik, produk dan jasa
- Orang yang mengoperasikan sistem
- Langkah dalam merancang sistem akuntansi :
- Merancang pengelompokan kasar atas rekening, daftar rekening dan laporan
keuangan terkait.
- Mereview karyawan operasional dan manajemen.
- Finalisasi laporan, daftar rekening, dan laporan lainnya
- Menyiapkan rancangan penjurnalan dan perancangan kertas kerja yang
dibutuhkan untuk mengimplementasikan dan mengoperasikan sistem.
- Model dasar akuntansi berpasangan hanya berisi 3 rekening : aktiva, utang dan modal.

3.4 Sistem kode akun untuk pemrosesan
transaksi
- Suatu sistem pengkodean berisi character set, yaitu satu set simbol yang telah ditentukan sebelumnya yang digunakan untuk mengidentifikasi obyek. Pengolahan data akuntansi sangat tergantung pada penggunaan kode untuk mencatat, mengklasifikasikan, menyimpan dan mengambil data keuangan.

- Tujuan pengkodean :
- Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik
- Meringkas data
- Mengklasifikasikan rekening atau transaksi
- Menyampaikan makna tertentu
- Ada 5 metode pemberian kode rekening, yaitu :
- Kode Angka atau Alphabet Urut (numerical or alphabetical-sequence code)
- Kode Angka Blok (block numerical code)
- Kode Angka Kelompok (group numerical code)
- Kode Angka Desimal (decimal code)
- Kode Angka Urut Didahului dengan Huruf (numerical sequence preceded byan alphabetic reference)


3.5 Perancangan formulir dan pertimbangan penyimpangan catatan
- Sebelum suatu transaksi diproses terlebih dahulu kita harus melakukan pengumpulan data transaksi. Pengumpulan data-data transaksi ini tidak dapat dipisahkan dari desain suatu formulir, sebab suatu formulir merupakan gambaran atau rekaman dari suatu transaksi.
- Tujuan dari formulir :
1. Formulir dibuat untuk meminta dilakukannya suatu tindakan.
2. Formulir digunakan untuk mencatat tindakan yang telah dilaksanakan.


Soal dan Jawaban
1. Arus Transaksi disebut juga ?
- Arus kas
2. Apa yang dimaksud dengan arus kas, yakni..
- Arus kas adalah arus kas masuk operasi dengan pengeluaran yang dibutuhkan untuk mempertahankan arus kas operasi dimasa mendatang (Brigham dan Houston 2001 : 47).
3. Sebutkan komponen-komponen sistem pemrosesan transaksi
- input, proses, penyimpanan, output
4. Apa saja contoh Keluaran?
- Neraca saldo
- Laporan keuangan
- Laporan operasional
- Cek pembayaran

5. Apa yang dimaksud dengan penyimpanan…
-Penyimpanan adalah Media penyimpanan dari transaksi secara manual adalah Buku Besar.

6. Apa yang dimasud pemrosesan transaksi? Jawab : B
a. Suatu proses transaksi suatu lembaga
b. Arus kas masuk operasi dengan pengeluaran yang dibutuhkan untuk mempertahankan arus kas operasi dimasa mendatang (Brigham dan Houston 2001 : 47).
c. Suatu Proses transaksi dalam kegiatan perusahaan
d. Kegiatan transaksi yang mendukung dalam kegiatan sehari-hari

7. Input dalam suatu proses transaksi adalah dokumen sumber yang dapat berupa formulir atau bukti transaksi lainnya, disebut.. A
a. Input c. Penyimpanan
b. Proses d. Output

8. Dalam system manual terdiri dari kegiatan pemasukkan data transaksi kedalam jurnal, disebut… B
a. Input c. Penyimpanan
b. Proses d. Output
9. Yang termasuk tujuan pengkodean, yakni… D
a. Pengeluaran dana
b. Proses data
c. Pemroses data yang di input
d. Mengidentifikasikan data akuntansi secara unik dan meringkas data
10. Gambaran atau rekaman dari suatu transaksi, disebut... C
a. Penyimpanan
b. Output
c. Formulir
d. Input

Minggu II. Tugas Sistem Informasi Akutansi


Minggu ke II
Teknik dan Dokumentasi Sistem

2.1 Pemakaian Teknik – teknik Sistem
Teknik-teknik sistem digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan sistem, baik secara internal bagi perusahaannya maupun secara eksternal sebagai seorang konsultan.

Pemakaian Teknik Sistem :
Penggunaan Teknik-Teknik Sistem dalam Auditing Evaluasi Struktur Pengendalian Intern Dalam mengevaluasi pengendalian intern, auditor umumnya memperhatikan arus pemrosesan dan distribusi dokumen dokumen dalam sistem aplikasi.

Beberapa teknik sistem misalnya bagan arus analitis, bagan arus dokumen, dan bagan distribusi formulir dapat digunakan oleh auditor untuk menganalisis distribusi dokumen dalam sistem.

2.2 Teknik – teknik Sistem
Teknik-teknik sistem merupakan alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antar sub sistem. Teknik-teknik tersebut umumnya bersifat grafikal (piktoral).


- Jenis-Jenis Teknik Sistem :
1. Bagan Arus (FlowChart) : adalah simbol diagram yang menunjukkan aliran data dan urutan operasi dalam sebuah sistem. Flowcharts merupakan teknik sistem yang sangat umum.
2. Bagan Arus Sistem Dan Program
3. Diagram-Diagram Aliran Data Logis (DFD)
4. Diagram-diagram Aliran Data Logis Dan Analisis Terstruktur
5. Bagan Arus Analitis, Dokumen, dan Distribusi Formulir
6. Bagan IPO dan HIPO : bagan IPO dan HIPO digunakan sebagai gambar utama dalam pengembangan sistem.
7. Teknik-Teknik Naratif
8. Analisis Pemanfaatan Sumber Daya
9. Teknik-Teknik Analisis Keputusan

 Soal dan Jawaban
1. Apakah yang dimaksud dengan teknik sistem ?
Teknik system adalah alat yang digunakan dalam menganalisis, merancang, dan mendokumentasikan sistem dan hubungan antar sub sistem. Teknik-teknik tersebut umumnya bersifat grafikal (piktoral).

2. Sebutkan dua cara teknik sistem digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan system, yaitu..
- Internal
- Eksternal
3. Sebutkan jenis-jenis teknik system, yakni..
1. Bagan Arus (FlowChart)
2. Bagan Arus Sistem Dan Program
3. Diagram-Diagram Aliran Data Logis (DFD)
4. Diagram-diagram Aliran Data Logis Dan Analisis Terstruktur

4. Apakah yang dimaksud dengan Bagan Arus (FlowChart) :
Bagan Arus (FlowChart) adalah simbol diagram yang menunjukkan aliran data dan urutan operasi dalam sebuah sistem
5. Apa fungsi dari Bagan IPO dan HIPO, yakni…
Bagan IPO dan HIPO berfungsi sebagai gambar utama dalam pengembangan sistem
6. Apa yang dimaksud dengan teknik sistem? Jawaban : A
a. alat yang digunakan dalam analisis, desain dan dokumentasi hubungan antar system dan sub sistem.
b. Teknik-teknik dalam proses sistem
c. Alat untuk dokumentasi
d. Hubungan sub sistem dan Sistem

7. Teknik Sistem biasanya digunakan oleh : Jawaban : A
a. Akuntan c. finance
b. Manajer d. Direktur

8. Simbol diagram yang menunjukkan aliran data dan urutan operasi dalam sebuah system, disebut…D
a. Bagan Arus Sistem Dan Program
b. Diagram-Diagram Aliran Data Logis (DFD)
c. Diagram-diagram Aliran Data Logis Dan Analisis Terstruktur
d. Bagan Arus (FlowChart)

9. Bersifat apakah teknik system, yakni… B
a. Analis c. Desain
b. Grafikal (piktoral) d. Testruktur

10. Sebutkan secara umum teknik sistem digunakan oleh akuntan yang melakukan pembuatan system, yaitu..
a. Menggambar c. Internal dan Eksternal
b. Analis d. Internal dan analis

Minggu I. Tugas Sistem Informasi Akutansi


Minggu I. Tinjauan Sekilas Sistem Informasi Akuntansi

1.1 Sistem Informasi dan Organisasi Bisnis

Sistem informasi adalah pemrosesan data  antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang di organisasi untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

jenis-jenis Sistem informasi.
1. Sistem informasi akuntansi
2. Sistem informasi keuangan
3. Sistem informasi manufaktur
4. Sistem informasi sumber daya manusia

Tujuannya adalah untuk membantu pengembangan sistem yang efektif. Masalah-masalah manajemen proyek, masalah organisasi dan teknikal akan dihadapi dalam suatu implementasi sistem informasi.
Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yang mempengaruhi suatu organisasi dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer, diringkas dengan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai 3 Fungsi dasar yang dilaksanakan oleh Sistem Informasi Akuntansi :

1. Mengumpulkan dan memproses data mengenai kegiatan organisasi bisnis secara efektif dan efisien.

2. Menyediakan informasi yang berguna untuk pengambilan
keputusan.

3. Membentuk pengendalian yang memadai untuk memastikan
bahwa bisnis dicatat dan diproses secara akurat dan untuk melindungi data dan asset organisasi lainnya.

1.2 Siklus – siklus Pemrosesan Transaksi
Siklus-siklus transaksi memiliki empat kelompok utama :
1. Siklus pendapatan
2. Siklus pengeluaran
3. Siklus produksi
4. Siklus keuangan

Siklus pemrosesan transaksi terdiri dari satu atau lebih sistem aplikasi. Sistem aplikasi memproses transaksi yang saling terkait secara logis. Pada model siklus transaksi,selain keempat siklus tersebut ada siklus kelima yaitu siklus pelaporan keuangan dimana siklus ini mendapatkan data akuntansi dan data operasi dari siklus yang lain serta memproses data tersebut sedemikian rupa sehingga laporan keuangan dapat disajikan.

1.3 Akuntansi dan Teknologi Informasi
Proses akuntansi memproses informasi dengan perangkat keras, perangkat lunak, dan sumber daya profesional yang tersedia pada suatu organisasi. Perangkat keras dan perangkat lunak di gunakan untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap, mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini, teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses.

1.4 Akuntan dan Pengembangan
Para akuntan dapat melaksanakan aktivitas pengembangan sistem sebagai sumber internal perusahaan atau oleh konsultan dari luar perusahaan.

Aktivitas pengembangan sistem sering dilakukan juga oleh auditor internal dan eksternal selama penelaahan struktur pengendalian internal Sistem Informasi Akuntansi.

Tahapan umum proyek pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) :
1. Analisa SIA
- Untuk meningkatkan mutu informasi
- Untuk meningkatkan pengendalian internal
- Untuk meminimalkan biaya

2. Perancangan SIA
-  Proses spesifikasi mendetail atas solusi yang dipilih pada proses analisa SIA. Hal ini meliputi evaluasi efektivitas dan efisiensi alternatif rancangan SIA secara tegas dari kebutuhan SIA secara menyeluruh.


3. Implementasi SIA
- Proses penempatan revisi-revisi dan prosedur rancangan terkini
dan berbagai metode ke dalam operasional.

Pendekatan sistem merupakan suatu prosedur untuk mengadministrasi proyek sistem.Tujuan pendekatan ini adalah untuk membantu terlaksananya pengembangan sistem yang efektif dan teratur. Pendekatan ini merupakan suatu proses yang terdiri dari enam tahap yaitu :
- Menetapkan tujuan sistem.
- Menyusun berbagai alternatif solusi.
- Menganalisis sistem.
- Desain sistem.
- Implementasi sistem.
- Evaluasi sistem.


Soal dan Jawaban
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem informasi ?
Sistem informasi adalah pemrosesan data  antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

2. Sebutkan 4 jenis-jenis Sistem informasi ?
1. Sistem informasi akuntansi
2. Sistem informasi keuangan
3. Sistem informasi manufaktur
4. Sistem informasi sumber daya manusia
3. Apa tujuan dari Sistem informasi bagi SIA?
Tujuannya adalah untuk membantu pengembangan sistem yang efektif. Masalah-masalah manajemen proyek, masalah organisasional dan teknikal akan dihadapi dalam suatu implementasi sistem informasi.
4. Sebutkan beberapa contoh sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari?
Sistem yang dipasang pada tempat-tempat publik yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel, tempat pariwisata, pertokoan, dan lain-lain.

5. Siklus-siklus transaksi memiliki empat kelompok utama, yakni :
1. Siklus pendapatan
2. Siklus pengeluaran
3. Siklus produksi
4. Siklus keuangan

6. Siklus berikut terdapat dalam proses transaksi, kecuali …C.
a. Pendapatan c. Pengeluaran
b. Pemasukan d. Produksi

7. pemrosesan data  antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi, disebut : A
a. Sistem informasi c. Sistem akuntansi
b. Sistem informasi Akutansi d. Sistem Pengawasan perpajakan

8. Proses penempatan revisi-revisi dan prosedur rancangan terkini dan berbagai metode ke dalam operasional disebut: C
a. Perancangan SIA c. Implementasi SIA
b. Analisa SIA d. Pemrosesan SIA

9. Suatu prosedur untuk mengadministrasi proyek system, disebut… A
a. Pendekatan sistem
b. Sistem akutansi
c. Analisa sistem
d. Perancangan sistem

10. Yang termasuk dalam pendekatan Sistem, kecuali … D
a. Meanalisis system c. Implentasi system
b. Meanalisis system d. Teknik system